<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sujarwo&#039;s UB Blog</title>
	<atom:link href="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id</link>
	<description>Reach our personal best at any age!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Mar 2012 11:56:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sebuah Renungan dari perjalanan menjadi Mahasiswa</title>
		<link>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/02/18/sebuah-renungan-dari-perjalanan-menjadi-mahasiswa/</link>
		<comments>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/02/18/sebuah-renungan-dari-perjalanan-menjadi-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 20:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sujarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wise advices]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman yang lumrah tapi istimewa bagiku. Jadi mahasiswa di sebuah perguruan tinggi, setiap hari berkutat dengan homework dan homework. Mengambil 3 mata kuliah saja serasa mengambil semua waktuku, 7 hari dalam seminggu dan 4 minggu dalam sebulan tanpa tersisa. Rasanya tidak ada hari minggu. Tetapi itulah mahasiswa, harus banyak belajar. Ada hal yang menarik untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/02/Where-is-GOD.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-301" src="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/02/Where-is-GOD-300x187.png" alt="" width="180" height="112" /></a>Pengalaman yang lumrah tapi istimewa bagiku. </strong>Jadi mahasiswa di sebuah perguruan tinggi, setiap hari berkutat dengan homework dan homework. Mengambil 3 mata kuliah saja serasa mengambil semua waktuku, 7 hari dalam seminggu dan 4 minggu dalam sebulan tanpa tersisa. Rasanya tidak ada hari minggu. Tetapi itulah mahasiswa, harus banyak belajar.</p>
<p>Ada hal yang menarik untuk aku tulis di sini, ada soal metode kuantitative (AEC 624). Soal ini cukup rumit bagiku karena merupakan pendalaman dari yang dulu dan semuanya harus berjalan dengan cepat dan dipahami totally atau kita akan tersesat dalam proses selanjutnya.<span id="more-297"></span></p>
<p>Ada 1 soal yang membuatku pusing sekali. Dan nyaris aku menyerah karena rasanya akan membutuhkan lebih dari seminggu untuk menyelesaikannya. Aku belajar mulai siang sampai malam jam 2. Soal itu tetap tak terpecahkan, aku hanya mutar-mutar saja di sekitar soal itu tanpa bisa menjawabnya dengan pasti. Aku mencoba menerka hasilnya dan membuktikan terbalik. Instink mengatakan jawabannya ini, tapi secara matematis tidak juga nyambung. Buka-buka file entah berapa puluh file sudah tak pelajari dan hasilnya, nyaris tak tersentuh jawabannya.</p>
<p>Waktu terus berlalu, hari kamis yang panjang…. Berlanjut sampai hari jumat pagi yang melelahkan… Setelah tidur jam 2, bangun pagi, sholat shubuh… buku berserakan dan tak kuat menahan ingin memecahkan soal itu. Langsung aku duduk lagi dan berpikir bagaimana memecahkan soal itu… Dan hasilnya… aku tetap tidak MENEMUI JALAN TERANG.</p>
<p>Waktu terus berjalan, dan jam 1 siang adalah waktu untuk kuliah kelas yang lain (50 menit; Jumatan jam 2.00) …  Walaupun masih ingin terus mencoba memecahkan apa daya berjalannya waktu memaksa aku berpindah focus ke hal lain. Yach….. memang begini hidup.. masalah satu belum terpecahkan harus siap menghadapi maslaah yang lain.</p>
<p>Mau berangkat, sholat dhuha dulu, kemudian aku menenangkan diri sebentar, dan tiba-tiba aku teringat sesuatu…. Langkah demi langkah penyelesaian soal itu seperti tergambar dalam benakku…… dan dalam hitungan detik ada ide untuk menyelesaikan soal itu…. Setelah mengoret-ngoret kertas barang 2 menit, hasilnya mengejutkan. Aku menyelesaikan soal yang hampir puluhan jam yang lalu membuatku sakit kepala.</p>
<p>Terus terpikir dalam benakku, kenapa dulu aku tidak berpikir itu, dan saat itu kemudian ingat dan bisa menyelesaikan soal itu. Ada beberapa hal yang aku garis bawahi dari pengalaman ini:</p>
<ol>
<li>Soal/ permasalahan dan apapun yang merintangi kita sebenarnya sudah ada jawabannya, cuman mengakses jawaban itu kadang agak sulit dilakukan. Ada beberapa hal yang memungkinkan hal ini terjadi:
<ol>
<li>BUKTI KUASA ALLAH</li>
<li>Tuhan menguji kesabaran dan konsistensi seseorang</li>
<li>Kita dibentuk untuk memiliki mental pekerja keras</li>
<li>Kita kurang focus dalam belajar</li>
</ol>
</li>
<li>Tuhan menciptakan perbedaan pada manusia, ada yang diilhamkan untuk menjadi A dan menjadi B, dan dalam konteks ini aku membatasi pada ilham kebaikan. Maka tidak ada yang lebih pintar dan lebih bodoh dalam hidup. Ketika menilai diri lebih pintar sebenarnya kita menipu diri sendiri, ketika kita merasa rendah dengan kebodohan kita itu berarti tidak bersyukur. Yang optimal ada ditengah-tengah, tidak merasa pintar dan tidak merasa bodoh, tapi merasa perlu memanfaatkan hidup dan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya.</li>
<li>Jika memahami hal ini, maka sangat memungkinkan kita menciptakan NASH EQUILIBRIUM dalam hidup kita. PARETO OPTIMAL bisa dicapai dalam masyarakat, minimal untuk menuju keseimbangan SECOND BEST THEORY – Lipsey bisa diwujudkan.</li>
<li>Simply speaking, KETIKA kita tahu siapa kita, kita tahu apa yang optimal yang kita lakukan, jika kita mampu melakukannya kita bisa mencapai NASH EQUILIBRIUM dalam interaksi hidup. Jika kita dalam keseimbangan itu maka kita bisa menebarkan salam disekitar kita. TAPI SAYANG, asumsinya berat. Tidak ada asymmetry information. Ada dua hal tentang ini, kita mencari informasi sebanyak-banyaknya sehingga bisa mencapai Dynamic Nash Equilibrium (belajar sepanjang hayat) dan orang lain meminimalkan tindakan yang menyebabkan asymmetry information.</li>
<li>INI HANYA SEBUAH RENUNGAN. SAYA YANG MENCOBA MEMIKIRKAN DAN BERASUMSI BAHWA MATEMATIKA MEMBANTU MENEMUKAN KESEIMBANGAN ITU. Wallahua’lam.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/02/18/sebuah-renungan-dari-perjalanan-menjadi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Best Advices</title>
		<link>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/12/best-advices/</link>
		<comments>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/12/best-advices/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 23:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sujarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wise advices]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Orang berilmu akan dijatuhkan oleh delapan perkara : 1. Sikap rakus dan pelit 2. Gemar pamer dan bersikap berat sebelah 3. Suka dipuji-puji 4. Suka menyelidiki hal-hal yang realitasnya tidak dapat mereka capai 5. Suka sok aksi dengan berusaha menghiasi pembicaraan dengan ungkapan yang berlebihan 6. Tidak bersikap rendah hati kepada Allah 7. Suka menyombongkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/sunrise1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-238" src="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/sunrise1-300x200.jpg" alt="" width="147" height="98" /></a>Orang berilmu akan dijatuhkan oleh delapan perkara :<span id="more-236"></span><br />
1. Sikap rakus dan pelit<br />
2. Gemar pamer dan bersikap berat sebelah<br />
3. Suka dipuji-puji<br />
4. Suka menyelidiki hal-hal yang realitasnya tidak dapat mereka capai<br />
5. Suka sok aksi dengan berusaha menghiasi pembicaraan dengan ungkapan yang berlebihan<br />
6. Tidak bersikap rendah hati kepada Allah<br />
7. Suka menyombongkan diri<br />
8. Bertindak tidak sesuai dengan apa yang diketahuinya (Ja&#8217;far Ash-Shodiq)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/12/best-advices/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New experience</title>
		<link>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/11/new-experience/</link>
		<comments>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/11/new-experience/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 04:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sujarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Life]]></category>
		<category><![CDATA[First experience]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[This was my first time going around in downtown of Lexington, KY, USA. There are no special things in this town but what I really like the most is respect and hospitality of people to the others. I cannot tell you more about this but for simple thing that I have met when I interact [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/IMG-20111228-002985.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-206" src="http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/IMG-20111228-002985-150x150.jpg" alt="" width="135" height="135" /></a>This was my first time going around in downtown of Lexington, KY, USA. There are no special things in this town but what I really like the most is respect and hospitality of people to the others.<span id="more-205"></span></p>
<p>I cannot tell you more about this but for simple thing that I have met when I interact with the citizen here is their ethics in their daily conversation. I find many positive words and positive attitudes here. I really feel comfortable when talking to them. I feel appreciated and accepted in their community, even though I do nothing. I am just  a new student at UKy and they do not know me yet. That is really great experience for me in a new society in Lexington, Kentucky.</p>
<p>When I come to the shopping center and buying something, the sales clerk always say: &#8220;how are you doing?&#8221;; and the end of the conversation they commonly say: &#8220;have a nice day&#8221;. That is a positive attitude that we commonly forget to behave like that. What I believe you want to project is always a positive attitude and nothing blends in better with a positive word to define a positive response that in return will result in a positive and genuine interest on behalf of the person asking.</p>
<p>That will be glad to sharing you more about my experience later on. Have a nice day!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/11/new-experience/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happiness in sharing</title>
		<link>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/07/sujarwo/</link>
		<comments>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/07/sujarwo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 16:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sujarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Undergrad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[A something new is needed for any reasons.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A something new is needed for any reasons.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sujarwo.lecture.ub.ac.id/2012/01/07/sujarwo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

